3.13.2007

kota "pahlawan" ??

Kalau sedang jalan-jalan ke Jogja, maka tidak heran kalau disetiap kilometer kerap kali terlihat banyaknya lembaga pendidikan seperti Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, SMA, SMP, SD, Taman Keceng-Keceng yang tersebar sampai ke pelosok-pelosok kota. Bentuknya pun bermacam-macam, mulai universitas yang luas dan megah berblok-blok seperti UGM sampai universitas yang kuecillll banget seperti rumah tua ada semua lengkap, dari kualitas jempolan sampai kualitas jentikan juga tersedia. Maka tidak heran kalau kota Jogja disebut dengan Kota Pelajar. Kota dimana banyak banget muda-mudi dari berbagai lingkup pendidikan yang berbeda-beda berkumpul menjadi satu di suatu wadah kota. Nah... kalau kota Jogja identik dengan kota pelajar, maka kota Surabaya identik dengan kota apa... ?

Beberapa hari yang lalu sempat berbincang-bincang dengan salah satu petinggi kantor yang kerap kali melancong dari satu kota ke kota yang lain, konon menurut ceritanya semua kota besar di sumatera dan jawa sudah dikunjungi dan pernah tinggal disana, hebat kan ?? meski sudah memasuki masa tua alias waktunya pensiun namun hobby merantau tidak pernah lepas darinya, entah karena tuntutan kerja atau memang dia melakukan itu karena suka. "Perantau tulen", ya ini adalah julukan yang sangat tepat untuk Bapak satu ini, karena selama tinggal di kota asing dia selalu menyempatkan diri untuk mempelajari bahasa, adat dan yag menarik adalah dia memutari kota dengan berjalan kaki bagaikan bekpeker muda yang berpetualang. Capek ? tentu saja.....

"ya kalau capek ya naik bemo... dari ujung ke ujung... kembali lagi... muter lagi sampai kita bisa melihat seluruh kota sambil mempelajari orang2 disekitar kita itu seperti apa karakternya.... bosan naik bemo ya turun lagi, makan... jalan lagi.. nonton... " yah.. seperti itulah yang dilakukan jika dia singgah di tempat baru, selalu mencoba menyelami kota dengan detil....
'trus... pendapat Bapak tentang Surabaya bagaimana.... ?' tanyaku...
"Surabaya adalah Kota PESING !!!" jawabnya disusul tawa kecil....
'hah ?? Kota Pesing (bau pipis) ????' tanyaku lagi....
"ya, selama ini kamu naik motor, naik mobil... engga terasa, coba kamu jalan kaki... saya pernah menelusuri dari rumah di barata jaya ke Tunjungan Plaza.. lalu ke JMP (total bisa mencapai 20km) jalan kaki... dibawah jembatan, di pojokan tembok, di parkiran, di terminal, di jembatan penyeberangan, di rel kereta api, bahkan di pinggir jalan besar kamu akan bau kencing... heran.. bagaimana mungkin ?? dimana itu orang-orang naruh burung kok bisa seluruh kota bau Pesing ?!?!" jelasnya keheranan...

apa iya ??, nah.. kemaren hari senin tepat pukul 5 pagi, dengan sepeda pancal warna merah aku mencoba berkeliling kota sekalian olah raga pagi, waktu satu jam cukup untuk berkeliling dari rumah ke TP trus balik lewat Delta Plaza sambil memasang penciuman.... ehhh ternyata bener juga, di pinggir jalan protokol bau pesing... di monumen patung karapan sapi bau pesing... di bawah jembatan penyeberangan delta bau pesing... apalagi di pojokannya itu ? hueeehhhh bukan bau pesing lagi.. tapi buuauuuu puuueesssiingggg... di atas jembatan Delta juga bau pesing... yailah... ternyata memang bener Surabaya ternyata bukan kota Pahlawan... tapi Kota Pesing... Engga percaya ??? coba deh jalan-jalan dan pasang idung tajem-tajem..... pueeesiinggg bbookkkk.... bagaimana mungkin ??

13 comments:

Anonymous said...

Jadi inget-inget... padahal dikebanyakan pojokan selalu ada tulisan 'Dilarang Kencing Disini Selain Anjing' hihihihi.... dan perasaan anjing di Surabaya kan nggak berkeliaran liar kayak di Bali tho ya hahahah...hmmmmmm kayaknya kalau ada Penataran P4 musti dimasukan itu unsur pengajaran soal pipis dipojokan sembarang tempat hahaha... karena sepertinya bau pesing sudah amat sangat menganggu kepentingan umum yang menyangkut kesehatan dan kenyamanan masyarakat banyak.. (lho kok aku jadi yang memberikan ceramah P4 yackkkk)....

sus said...

anjing di bali pinter-pinter yak... meski ditulisin "dilarang kencing selain anjing" tetep aja mereka gak pipis sembarangan... ehehe

Anonymous said...

Gak popo pesing lens ... ambune wes ketutupan ambe ambune sate klopo pinggir kali, tahu campur ngemplak, pangsit mie jedong; bioskop ria, The Djo Veggie Rice, bebek HT sing garai ngiler kok....

Anonymous said...

Djo Veggie iku opo rek, kok gak tau krungu... yo pesing iku parfum khas-e kota suroboyo dar', bumbune nek maem ngemper :p

lavender said...

waks^%&%&^

di sub masi banyak yang suka ngompol tnyata...
**nyodorin pampers**

sus said...

wekss.. pampersnya kok kecil ? ini bayi tua semua yg suka ngompol... :p

Anonymous said...

weks, selamah ini brarti tijada iang sedar poen ? MAtjem manah di dolly weg ?

Anonymous said...

di dolly baoe wangi poen, baoe minjak si njong-njong itoe parfoem para perempoean pendjadja toeboeh.

The Diva said...

Hahaha VALEEENSSS, Djo Veggie Rice itu kan NASI SAYUR PAK DJOOO... yang di deket Dinoyo, terkenal itu lhoooo, halah kamu orang surabaya kok ngga ngertiii >__<

Hmmm omong2 ttg pesing, itu kan biasa kerjaannya para lalaki yang ngga tau penempatan aurat, hahaha. Kalo cewek kan ngga mungkin jongkok di pinggir jalan, hayooo.
Berarti, jangan salahkan bunda mengandung, salahkan Kanda yang naruh t*t*t, hahahahaha....

Anonymous said...

halah..halah.. sego sayur pak djo tah ?!?!, jek eling ae rek.. iku lak panganan jamane SMA. Sego sayur Pak Djo yg enak yg di deket depot Ria daerah kedondong sana buk'e.

hehh omongane gak sopann !!, kamu mana tau kalo bunda engga "jongkok sembarangan" :p

Unknown said...

yee.. pesing mah dimana2, om. jkt, jogja, malang, dll. jembatan, emper, terminal, stasiun bahkan bandara internasional SU-TA!! liat2 tempatnya. g tbatas sby aja. tp kualitas manusianya.

nasionalis dikit dong sm kota dmn kamu dibesarkan dan mengais nafkah! (sewot) selalu mengeneralisasikan n cpt mengambil kesimpulan.

Unknown said...

ohya nambahin. gitu2 kan Sby berturut2 dan sering meraih penghargaan ADIPURA kan?! the second biggest city in Indo, dgn semua kemajemukan dan aktivitasnya.

dan jg pikirin ini.. saat Jkt dan kota2 lain mengalami kerusuhan, bom, gempa dll.. SBY? AMAAANN !!! g pernah ada kasus penembakan, demo berdarah, krismon '97, bencana alam (aminn). seolah g tersentuh y? g minta sih. tp patut disyukuri.

(lg2 sewot). napa aku gini y? :p maybe i miss home.

Anonymous said...

yang mengeneralisasi itu dirimu mak, aku kan menyorot kota Surabaya aja, malah mbok tambahi malang, jogja, Jakarta dll yang nota bene kamu coma loncat kota2 tersebut dan belum tau pelosok2nya.

Postingan ini sudah berdasarkan survey dari perak, bungurasih sampai kenjeran, jadi data tentang kepesingan dijamin valid :)