9.15.2007

Negeri Di Awan

Dari awal ada banyak 'sign' yang sepertinya ngomong untuk batalin, mestinya kalo peka udah tau yak, tapi berubung udah berambisi jadi nekat aja mengingat ada 2 keinginan (ini salah satunya) yg harus tercapai sebelum usia menginjak ke musim kawin hihihi. Sampai mendekati hari 'H' detik-detik terakhir peserta tinggal 2 orang, huks... demi keselamatan bersama jadinya rencana ke Semeru dibatalkan :( sedih deh.... Padahal perlengkapan dah ready semua, tenda ama sleeping bag udah wangi di laundry, kompor portable plus tabung gas udah ok, kompor parafin plus bahan bakar padatnya juga sip, sepatu hiking hasil perburuan selama 4 bulan juga siap menapak, nesting dan kawan-kawan juga siap untuk memasak. Duh, musti diundur tahun depan... bulan depan udah masuk musim penghujan, engga baik untuk pendakian... kecuali ada kabar dari bapak-bapak mapala saudara psstt... dan saudara psstt... untuk nekat berhujan dan berlongsor ria menyambut tahun baru nanti di puncak. Baru kali ini rencana travelling yg udah dipersiapkan mayan matang bisa batal karena seribu satu alasan. Gagal deh rencana bersemadi di puncak *gregeten

Ingin suatu saat nanti aku mengajak kamu ke negeri diawan....
memelukmu dari belakang tanpa berkata apa...
hanya ingin kau rasakan degup jantungku dan rasakan hangatku...
hanya ingin aku mencium wangi tubuhmu...
hanya diam... tanpa berkata apa...
biarkan hati kita yang berbicara...
diatas 3.600 meter, dibawah nol derajat celcius...
melihat bentangan permadani hijau dan awan berarak...
memandang taburan kerlip bintang dilangit...
mensyukuri keagungan ciptaan Tuhan...
yang sempurna...
seperti kamu...

loh kok jadi melow gini, apa ini tanda-tandanya aku sedang jatuh cinta ??? wakakakaa.... *tetep gregetan...